Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel

Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel
Seperti yang kita ketahui, sebagian besar printer yang kita gunakan saat ini mengharuskan kita menggunakan kabel sebagai koneksi. Semakin banyak printer maka akan semakin semrawut juga kondisi ruang kerja kita. Jika dipikir-pikir lagi mungkin mesin ketik manual yang sudah mulai punah memiliki kelebihan dari sudut pandang kerapian. Seiring perkembangan teknologi, sudah mulai bermunculan produk printer tanpa kabel atau secara wireless yang lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak tempat untuk kabel.

Kita sering melihat, terutama di kantor yang memiliki komputer, printer, router, switch, DSL modem, mesin faks, telepon dan perangkat lain semua tampak saling tumpang tindih, diikuti masing-masing kabel yang menyambungkannya. Semakin banyak kabel, semakin besar kemungkinan terjadi kekusutan yang akhirnya bisa membuatnya rusak.

Masalah lain dengan jaringan kabel adalah keterbatasan dalam menempatkan perangkat. Perangkat kabel secara harfiah dihubungkan ke jaringan. Menghubungkan komputer dalam satu ruangan ke printer di ruangan lain bisa membutuhkan kabel panjang menyusuri lorong atau bahkan naik-turun tangga. Menjaga kabel tetap rapi dan tidak mengganggu aktivitas bisa menjadi pekerjaan yang berat.

Para pengembang telah menciptakan solusi untuk masalah ini, mengurangi jumlah kabel yang dibutuhkan untuk jaringan. Sekarang Anda dapat mencetak dokumen di komputer dan mengirimkannya ke printer tanpa menghubungkan kedua perangkat secara langsung dengan kabel. Anda bahkan dapat mencetak dari perangkat lain seperti ponsel, tablet atau PDA. Ada banyak cara untuk melakukannya selain menggunakan kabel.

Printer IrDA (InfraRed)
Masa awal printer nirkabel menggunakan teknologi standar Infrared Data Association (IrDA). IrDA adalah organisasi nirlaba yang bertugas menciptakan standar untuk perangkat yang menggunakan sinyal inframerah untuk mengirim dan menerima informasi. Tanpa standar-standar ini, perusahaan yang berbeda mungkin memproduksi perangkat yang menggunakan sinyal yang sama untuk beroperasi sehingga terjadi benturan yang dapat mengakibatkan gangguan sinyal dan perangkat mungkin tidak bekerja dengan benar.

Perangkat IrDA, baik printer atau gadget lainnya, berkomunikasi dengan mengirimkan dan mendeteksi pulsa cahaya dari spektrum inframerah. Untuk mata manusia, cahaya dalam spektrum inframerah tidak terlihat. Kita hanya bisa melihat cahaya inframerah dengan menggunakan peralatan khusus seperti kacamata night vision. Tapi kita bisa merasakan radiasi infra merah yang kita rasakan sebagai rasa panas.
Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel

IrDA memiliki standar untuk beberapa kecepatan data, yaitu jumlah data yang dapat dikirim atau diterima per detik mulai dari 115,2 kbps hingga 16 Mbps. Komunikasi antara perangkat IrDA bergantung pada transceiver (kombinasi dari pemancar dan penerima) yang berarti perangkat IrDA mampu mengirim dan menerima data menggunakan sinyal inframerah. Mikroprosesor dalam perangkat menerjemahkan perintah elektronik, misalnya mencetak menjadi pulsa cahaya inframerah. Perangkat penerima mendeteksi dan menerjemahkan pulsa ini, mengubahnya kembali ke perintah elektronik asli.

Banyak perangkat menggunakan cahaya inframerah untuk berkomunikasi dengan alat lainnya. Remote kontrol menggunakan sinyal inframerah untuk mengirimkan perintah ke perangkat elektronik seperti televisi atau sistem audio. PDA dan ponsel lama juga menggunakan teknologi ini untuk memungkinkan kita melakukan sinkronisasi file antara gadget dan komputer.

Untuk penggunaan teknologi IrDA untuk mencetak, Anda perlu komponen-komponen berikut ini:
  • Transceiver inframerah yang terhubung ke komputer atau perangkat lain.
  • Transceiver inframerah yang terhubung ke printer.
Beberapa jenis printer memiliki transceiver inframerah dari pabrik, beberapa lainnya memerlukan adapter inframerah tersendiri. Biasanya, adapter dihubungkan ke salah port serial atau port USB pada printer.

Salah satu kelemahan teknologi IrDA yaitu bergantung pada posisi konfigurasi. Karena perangkat IrDA menggunakan cahaya untuk mengirimkan informasi, maka membutuhkan jalur tanpa terhalang antara pemancar dan penerima. Keterbatasan ini berarti bahwa Anda tidak dapat mencetak ke printer IrDA jika Anda terlalu jauh atau terdapat penghalang antara komputer dan printer.

Di sisi lain, selama dua transceiver tidak terhalang, perangkat IrDA dapat diandalkan dan lebih aman, tidak rentan terhadap masalah, dan aman dari hacker dibandingkan jenis wireless lainnya. Tapi banyak produsen telah meninggalkan teknologi IrDA dan beralih ke teknologi yang lebih canggih.

Printer Bluetooth
Selama beberapa tahun terakhir, teknologi Bluetooth semakin populer di dunia elektronik. Perangkat Bluetooth mengirimkan data menggunakan sinyal radio bertenaga rendah di kisaran 2,4 GHz.
Ada dua level yang berbeda dari perangkat Bluetooth yang beredar. Level lemah yang dapat mengirimkan sinyal melalui jarak hingga sekitar 10 meter. Level kuat dapat mengirim sinyal sejauh 100 meter. Teknologi Bluetooth memungkinkan pengguna untuk membuat jaringan personal atau biasa disebut dengan PAN (Personal Area Network). Perangkat dapat mendeteksi dan berinteraksi satu sama lain yang masih dalam satu jangkauan.

Tidak seperti IrDA, sinyal Bluetooth tidak tergantung pada garis pandang. Jaringan Bluetooth dapat melampaui dinding, pintu dan antar lantai bahkan berbeda bangunan. Selama perangkat berada dalam jangkauan maka dapat saling berinteraksi. Perangkat Bluetooth dapat mengirimkan data dengan kecepatan hingga 3 Mbps ke perangkat Bluetooth lainnya dalam jangkauan maksimal.
Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel

Beberapa printer dan komputer sudah dilengkapi dengan transceiver Bluetooth. Jika tidak maka diperlukan adapter Bluetooth yang biasanya berbentuk kecil dan ditancapkan ke port USB. Dalam banyak hal, proses pengiriman dan penerimaan sinyal Bluetooth mirip dengan perangkat IrDA. Jika inframerah mengubah data komputer menjadi pulsa cahaya, perangkat Bluetooth mengubah informasi menjadi sinyal radio dan mengirimkannya. Perangkat Bluetooth lainnya menerima sinyal dan mengubahnya kembali menjadi data.

Dengan jaringan Bluetooth, kita dapat mencetak dari beberapa perangkat ke printer yang sama. Semua job akan ditampung dan dicetak secara berurutan sesuai antrian.

Karena perangkat Bluetooth dapat terhubung ke jaringan dengan mudah, penting untuk memperhatikan masalah keamanan. Jika jaringan Bluetooth Anda tidak aman, maka ada kemungkinan orang lain untuk masuk ke jaringan menggunakan perangkat Bluetooth lain.

Printer Wi-Fi
Jaringan wireless semakin populer dalam bisnis. Mayoritas jaringan wireless saat ini menggunakan standar Wi-Fi yang juga dikenal sebagai standar 802.11. Seperti Bluetooth, teknologi Wi-Fi mengirimkan data menggunakan sinyal radio. Frekuensi WiFi berkisar antara 2,4 GHz dan 5 GHz. Kecepatan data WiFi dapat mencapai 11 Mbps hingga 140 Mbps, tergantung pada jenis jaringan 802.11 (a, b, g, n).

Ada beberapa printer di pasar yang memiliki transceiver WiFi. Administrator jaringan harus menyambungkan printer ke jaringan sehingga perangkat lain yang terhubung ke sistem dapat menemukannya. Setelah terhubung, perangkat yang kompatibel dapat mencetak ke printer. Hal ini sangat berguna untuk kantor atau rumah dengan banyak komputer, semua orang dapat mengaksesnya.
Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel

Setiap kali Anda bekerja dalam jaringan wireless, penting untuk mempertimbangkan keamanan. Sebuah jaringan wireless tanpa keamanan merupakan target yang menarik bagi para hacker. Ada beberapa perangkat di pasar yang dapat mendeteksi sinyal wireless yang digunakan untuk mencari jaringan wireless yang tidak dilindungi untuk mendapatkan akses internet gratis. Jika Anda memiliki jaringan yang tidak aman, bisa-bisa kantong jebol karena menerima tagihan yang sangat besar dari penggunaan data Internet yang tidak Anda gunakan. Bahkan jika koneksii internet Anda digunakan untuk melakukan kegiatan ilegal, Anda mungkin berakhir menjadi salah satu tersangka kejahatan.

Jaringan yang tidak aman memungkinkan orang luar mengakses perangkat Anda dari jarak jauh. Seorang hacker mahir mungkin bisa mendapatkan segala macam informasi pribadi dari komputer Anda. Pencurian identitas bisa sangat sulit untuk diselesaikan.

Untuk alasan ini, memastikan jaringan Anda aman merupakan langkah awal yang harus dilakukan. Salah satunya menggunakan firewall untuk melindungi jaringan Anda dari gangguan luar. Anda harus menggunakan proteksi password pada jaringan Anda. Menggunakan standar enkripsi yang tepat seperti WiFi Protected Access (WPA).

Beberapa printer WiFi memiliki tombol yang mengaktifkan enkripsi WPA, yang memungkinkan koneksi aman dengan perangkat lain. Dengan menekan tombol pada printer dan mengaktifkan fitur serupa pada setiap komputer di jaringan, Anda dapat membuat jaringan aman antara masing-masing komputer dan printer.

Jika Anda sudah tidak tahan sering kali tersandung kabel, mungkin inilah saatnya beralih ke wireless. Perhatikan kebutuhan Anda untuk menentukan teknologi yang tepat untuk Anda. Meskipun WiFi juga dikenal sebagai jaringan tanpa kabel, faktanya kita masih tetap membutuhkan beberapa kabel. Misalnya, kita perlu kabel listrik untuk perangkat (kecuali jika menggunakan baterai). Kita juga mungkin perlu kabel telepon untuk DSL modem, atau kabel Ethernet untuk menghubungkan modem ke router nirkabel. Tapi paling tidak kita sudah mengurangi sebagian besar penggunaan kabel jika mengadopsi teknologi wireless.

Belum ada Komentar untuk "Teknologi Printer Wireless Tanpa Kabel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel