Sabtu, 04 April 2015

Tanda-Tanda Situs Download Palsu

Tanda-Tanda Situs Download Palsu
Browsing, mencari informasi, mendownload file, merupakan kegiatan yang kita lakukan di depan komputer ketika menggunakan internet. Mungkin Anda ingin mendownload file yang berhubungan dengan tugas kuliah, pekerjaan atau hanya file-file hiburan seperti musik dan video. Tapi pernahkah Anda menemukan informasi yang Anda butuhkan, tapi kesulitan mengunduhnya? Atau mengunduh file yang tidak sesuai? Atau malah komputer Anda terserang virus setelah proses download selesai?

Semuanya berjalan dengan baik sampai Anda mencoba untuk membukanya, atau menggunakan komputer Anda setelah download selesai. Pada komputer muncul pop-up aneh, program yang biasanya membuka cepat kini lambat, dan kemudian seluruh komputer Anda crash. Kemungkinan Anda mendapatkan malware, virus, spyware, atau perangkat lunak yang merusak lainnya bersama dengan file yang Anda download.

Bagaimana kita bisa tahu jika kita membuka situs download yang benar atau file yang kita download telah dikemas dengan virus? Jawaban singkatnya adalah kita tidak bisa 100 persen yakin mendownload file yang benar.

Lihat saja situs peer to peer sudah layaknya seperti kamar ganti besar, situs ini menyediakan tempat bagi setiap orang untuk berbagi file, dan pemilik situs tidak memonitor setiap file yang diupload oleh setiap pengguna. Tentu, ruangan tersebut bisa memiliki bahaya, tapi bahkan di tempat terkemuka, pemilik tidak bisa mengendalikan apa yang pelanggan dan pengguna lakukan di setiap aktivitas. Jika Anda ingin men-download file yang benar-benar aman, Anda tidak hanya harus menemukan situs yang dapat dipercaya tapi juga ingat bahwa setiap file yang Anda download dapat berisi malware.

Mendownload file bukanlah satu-satunya cara untuk terserang malware pada komputer Anda. Kadang-kadang hanya dengan membuka sebuah situs web cukup untuk membuka celah keamanan komputer Anda. Hal ini kadang-kadang disebut "drive by download," karena hal itu terjadi tanpa Anda melakukan apa-apa, hanya membuka website, yang berarti sebelum Anda mendownload sesuatu, Anda harus mencari situs file-sharing yang dapat dipercaya.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda lainnya yang dapat memperingatkan kita untuk selalu waspada ketika men-download file dari internet:

Situs yang Tertutup Iklan dan Pop-Up
Desain yang buruk tidak serta merta membuat sebuah website menjadi berbahaya, tapi di sini ada beberapa isyarat yang perlu diperhatikan. Jika pertama kali membuka sebuah situs, Anda dibombardir dengan iklan berkedip dan pop-up dan fokus dari situs ini untuk mengiklankan sesuatu dan tidak menyediakan konten, berhati-hatilah.
Iklan pop-up di situs web memang menjengkelkan, tetapi kemungkinan besar tidak membahayakan komputer Anda, kecuali situs tersebut membuka begitu banyak jendela iklan yang membuat komputer Anda melambat. Segala jenis pop-up cukup menjadi tanda bahaya, sebelum Anda mencoba untuk secara aktif mendownload sesuatu.

Ada beberapa iklan pop-up yang tampak mirip seperti kotak dialog, dan iklan eksternal ini tidak menjadikan situs download tersebut berbahaya. Iklan ini terlihat seperti jendela browser mini dan dapat muncul tanpa address bar di bagian atas. Sebuah kotak dialog dari sistem operasi hanya akan berisi pesan dan tombol OK dan Cancel.

Jika Anda sering men-download dari situs file-sharing, Anda juga harus melakukan scan komputer secara berkala dengan software anti-virus. Anda juga harus memeriksa file yang telah anda download untuk memastikan tidak mengandung sesuatu yang berbahaya ke komputer Anda.

Situs Peer to Peer
Tidak semua situs download adalam peer to peer. Situs peer to peer adalah skenario ruang ganti seperti yang kita bahas sebelumnya. Peer to peer, atau P2P, hanya saluran pengguna untuk meng-upload dan download file. Bahkan jika situs itu sendiri tidak berbahaya, Anda harus waspada dengan ratusan atau bahkan ribuan orang asing hanya berbagi, entah itu file asli atau mengandung malware.

Ada situs yang lebih terkemuka untuk situs download di luar sana, seperti Rapidshare dan MediaFire. Situs-situs seperti itu tidak membahayakan komputer Anda, tapi banyak materi di sana yang ilegal, seperti musik, film, dan perangkat lunak. Tidak ada yang menghentikan pengguna dari berbagi file yang terinfeksi, kadang-kadang tanpa menyadarinya.

Jika Anda ingin men-download musik dari band favorit Anda, cobalah membuka situs web resmi mereka sebelum Anda melakukan download ilegal. Layanan seperti Bandcamp memungkinkan band untuk menawarkan musik kepada fans secara gratis, dengan harga yang ditetapkan atau menggunakan model membayar sesuai file yang diinginkan.

URL terlihat Aneh
Kadang-kadang Anda dapat mengetahui apakah sebuah situs berbahaya hanya dengan melihat URL: alamat web yang sebenarnya. Sebagai contoh, sebuah situs dengan nama seperti 4Shared.com lebih dipercaya daripada situs dengan nama download-movie-free-for-everyone.com.nr.
Beberapa hal yang berhubungan dengan URL yang harus diperhatikan antara lain:
Penggunaan nama dan TLD (top level domain). Sebagai contoh, situs terkemuka tokopedia.com dipalsukan dengan tokopedia.com.free.biz. Banyak orang yang mencari di mesin pencari yang tertipu, terutama untuk situs yang sedang berkembang.
Nama domain yang tampak terlalu panjang, misalnya situsdownloadgratistanpabayar.com, lebih berisiko daripada nama-nama yang lebih pendek seperti Rapidshare.com.
Karakter-karakter dalam nama domain juga berpengaruh, mialnya simbol seperti garis miring, garis bawah, atau bahkan tanda tanya untuk membagi teks. Hal ini hampir sama dengan nama domain yang panjang. Anda ingin menghindari situs dengan nama-nama seperti download_gratis-upspeed?movie.com.

Selain itu, terdapat sesuatu yang disebut "keyword stuffing". Ini adalah cara optimasi mesin pencari yang digunakan webmaster untuk menempatkan situs mereka pada peringkat tinggi dalam mesin pencari seperti Google. Sebuah situs terkemuka tidak harus bernama download-musik-gratiss.com dan menggunakan frase "download musik gratis" dalam setiap kalimat pada halaman utama untuk mendatangkan hasil pencarian teratas ketika Anda mencari kata kunci "download musik gratis" di Google.

Muncul Peringatan dari Browser
Browser modern seperti Firefox, Google Chrome, dan Safari dapat melindungi Anda dari situs-situs berbahaya dengan menghentikan Anda sebelum membuka halaman yang berpotensi membahayakan. Pengembang membangun beberapa sistem keamanan yang tepat ke dalam browser web dengan mempertahankan dan terus memperbarui daftar situs yang masuk dalam daftar hitam.

Tanda-Tanda Situs Download Palsu

Safe Browsing pada Chrome adalah contohnya. Menggunakan pengindeksan Google, Chrome memeriksa setiap situs yang Anda kunjungi untuk memeriksa apakah situs tersebut sudah ditandai sebagai malware atau phishing penipuan, dan jika Anda mengklik situs tersebut akan membuka jendela peringatan.

Jika Anda pengguna Firefox, Chrome, Internet Explorer, Safari atau Opera, Anda juga dapat men-download plugin gratis atau ekstensi yang disebut Web of Trust (WOT). Plugin ini terintegrasi dengan hasil mesin pencari untuk memberitahu Anda jika sebuah situs aman untuk dikunjungi. Tool ini menggunakan traffic light system: hijau untuk aman, kuning jika tidak meyakinkan, dan merah jika situs berbahaya. Ikon-ikon berwarna tampil di atas halaman dari hasil pencarian, sehingga Anda tahu mana situs aman dan tidak.
Masalah yang muncul adalah situs berbahaya baru muncul setiap saat, jadi penting untuk menjaga browser tetap up to date. Ketika Anda memperbarui browser, Anda tidak hanya mendapatkan fitur baru, tapi juga memperbarui daftar website berbahaya.

Sebagian besar situs download mungkin lebih cenderung berisi perangkat lunak berbahaya, hampir semua situs di Web memiliki potensi untuk menginfeksi komputer Anda. Anda harus berhati-hati ketika browsing situs download, tapi setiap kali mengunjungi sebuah situs asing untuk pertama kalinya, hati-hati adalah kunci utama.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan mengenai teknologi informasi dan komunikasi. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon