Fungsi Eject dan Safely Remove USB

Fungsi Eject dan Safely Remove USB
Apakah kita harus melakukan Eject atau Safely Remove ketika ingin mencabut flashdisk atau hardisk external? Pertanyaan ini mungkin selalu ada di benak kita semua. Permasalahan ini terlihat sepele dan tidak terlalu penting, tapi sebenarnya hal ini sangat berpengaruh terhadap kondisi flashdisk kita. Anda tentunya tidak ingin kehilangan seluruh isi data di dalamnya hanya karena langsung mencabutnya begitu saja.



Fungsi Eject dan Safely Remove USB
Pada dasarnya, kita harus melakukan eject setiap kali ingin mencabut flashdisk, meskipun ada juga jenis removable media yang tidak memiliki fasilitas ini. Pada sistem operasi Mac dan Linux fasilitas ini selalu tersedia, tapi seperti yang Anda biasa lihat, kadang-kadang pada lingkungan Windows tidak terdapat menu Eject. Anda tetap dapat melakukan Safely Remove Hardware pada ikon usb di bagian bawah Taskbar.
Fungsi Eject dan Safely Remove USB

Fungsi Eject dan Safely Remove USB
image: omgubuntu.co.uk

Sistem operasi Windows memberikan fasilitas kita untuk mencabut flashdisk tanpa harus melalui proses Eject. Ketika kita menancapkan flashdisk, baik sedang aktif maupun tidak, mencabutnya secara langsung dapat membuat data di dalamnya corrupt (rusak). Sebagian besar sistem operasi menggunakan metode write caching untuk meningkatkan performa komputer. Ketika Anda membuka melakukan proses baca-tulis ke dalam flashdisk, sistem operasi menampung perintah-perintah tersebut dan melaksanakannya pada satu waktu, terutama ketika kita memproses file berukuran kecil. Saat kita menekan tombol Eject, kita memberi tahu ke sistem operasi untuk mengosongkan cache dan memastikan semua proses sudah dijalankan tanpa ada yang pending, sehingga Anda dapat mencabutnya dengan aman tanpa khawatir kehilangan data.

Perbedaanya dengan sistem operasi Mac dan Linux adalah kedua sistem operasi ini memberlakukan sistem write caching pada hampir semua jenis drive, baik falshdisk maupun hardisk external, Anda dapat melakukan eject melalui file manager. Pada sistem operasi Windows selalu menonaktifkan write cache untuk disk dengan atribut "Removable" karena mungkin semua orang ingin langsung mencabut flashdisk tanpa harus repot-repot klik Eject. Tentunya, hal ini menurunkan resiko kehilangan data. Pada Non-Removable disk, writing cache akan otomatis diaktifkan, dan kadang-kadang Windows menganggap USB eksternal sebagai non-removable, sehingga Anda akan menemukan tombol Eject. Tidak adanya tombol ini bukan berarti Anda dapat mencabutnya begitu saja, sebaliknya Anda harus melakukan Safely Remove Hardware karena writing cache sedang aktif, jika tidak akan menambah resiko kehilangan data, atau bahkan kerusakan pada drive.
Melakukan Eject juga akan memberitahukan apakah ada proses yang melibatkan removable disk atau tidak. Tentunya Anda pernah mengalami sebuah drive yang tidak aktif namun tidak dapat di-Eject:
Fungsi Eject dan Safely Remove USB

Fungsi Eject dan Safely Remove USB
image: uploadhouse.com

Kesimpulannya, Anda sebaiknya tetap melakukan proses Eject atau Safely Remove Hardware ketika ingin mencabut flashdisk dan hardisk external meskipun pada OS Windows memberikan kemudahan untuk melewati proses ini, tapi tidak sepenuhnya aman.

Update: Di Windows 10 USB Bisa Langsung Dicabut

Belum ada Komentar untuk "Fungsi Eject dan Safely Remove USB"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel